Tiga variasi ukuran ditampilkan pada latar belakang gelap.
Memuat/memproses tampilan: Digunakan untuk memberi tahu pengguna tentang menunggu saat membuat permintaan API, mengambil data, dll.
Anda dapat dengan bebas mengubah jumlah titik: Cukup tambahkan/hapus elemen div.dot di HTML.
CSS Murni: Tidak diperlukan JavaScript. Dapat disematkan langsung ke elemen tampilan.
Aksesibilitas: Pembaca layar kompatibel dengan menambahkan aria-label="Loading" dan role="status".
Penundaan 0,16 detik untuk setiap titik: Penundaan ini menciptakan ritme visual yang bergelombang.
ease-in-out: Setiap titik tampak memiliki pantulan elastis.
opacity fade: Efek visual menari ringan dengan mengurangi opacity seiring naiknya.
.dot-sm { width: 8px; height: 8px; }
.dot-md { width: 12px; height: 12px; }
.dot-lg { width: 18px; height: 18px; }
/* Lebih cepat */
.dot { animation-duration: 0.8s; }
/* Terlambat */
.dot { animation-duration: 2s; }
.dot { background: #f97316; } /* oranye */
<div class="dots-row" role="status" aria-label="Loading">
<div class="dot dot-md"></div>
<div class="dot dot-md"></div>
<div class="dot dot-md"></div>
<div class="dot dot-md"></div>
<div class="dot dot-md"></div>
</div>
<style>
.dots-row { display: flex; align-items: center; gap: 0.5rem; }
.dot {
width: 12px; height: 12px;
border-radius: 50%;
background: #6366f1;
animation: dots-wave 1.4s ease-in-out infinite;
}
.dot:nth-child(1) { animation-delay: 0s; }
.dot:nth-child(2) { animation-delay: 0.16s; }
.dot:nth-child(3) { animation-delay: 0.32s; }
.dot:nth-child(4) { animation-delay: 0.48s; }
.dot:nth-child(5) { animation-delay: 0.64s; }
@keyframes dots-wave {
0%, 60%, 100% { transform: translateY(0); opacity: 1; }
30% { transform: translateY(-12px); opacity: 0.7; }
}
</style> | Peramban | Status kompatibilitas |
|--------|-------|
| Chrome 43+ | ✅ Sepenuhnya kompatibel |
| Firefox 16+ | ✅ Sepenuhnya kompatibel |
| Safari 9+ | ✅ Sepenuhnya kompatibel |
| Tepi 79+ | ✅ Sepenuhnya kompatibel |